Usaha Asyik Boneka Rajut

Dengan belajar otodidak, saat ini dalam satu bulan Ketty terima beberapa ratus pesanan.

Katarina Bena atau Ketty telah mengetahui dunia rajut atau crochet sejak kecil saat ia duduk di bangku Sekolah Basic. Ia seringkali lihat sang eyang berkreasi benang rajut membuat bermacam Boneka Doraemon Wisuda Jogja pernak-pernik tempat tinggal seperti taplak meja, syal, maupun selimut. Tetapi wanita kelahiran 19 September 1993 ini cuma dapat mencermati dari dekat, belum juga dapat menjajal satu juga kreasi seperti yang telah dibuat oleh sang eyang.

l.png

” Saat SD itu saya seringkali diajarin eyang, namun saya belum juga dapat, ” tutur Ketty sambil tertawa lebar saat didapati Cempaka di Tekodeko Semarang.

 

Walau belum juga dapat merangkai benang rajut, tetapi dunia crochet sangatlah menempel di kepalanya. Hingga saat duduk di bangku SMA, Ketty kembali coba berguru pada salah seseorang rekannya yang telah lihai membuat beragam pernak-pernik rajut. ” Namun saat SMA itu juga saya masih tetap tidak berhasil, belum juga dapat temukan kenyamanan serta rumus-rumus simpul benang yang benar, ” katanya.

 

Saat jalan sampai di bangku perkuliahan Ketty kembali bergesekan dengan dunia crochet. Saat itu ia lihat salah seseorang rekannya membuat satu syal cantik untuk hadiah lagi th.. ” Saat itu saya berfikir, alangkah nikmatnya apabila dapat buat sendiri hadiah untuk beberapa orang paling dekat kita. ”

 

Sejak itulah, Ketty juga berkemauan penuh untuk dapat lihai dalam memainkan jarum rajut atau hakpen dengan benang-benang rajut warna-warni.

 

 

 

Otodidak

 

Mengingat kalau dengan belajar dengan orang tidak beda tidak sempat berhasil, Ketty juga coba langkah beda. Kesempatan ini lewat cara belajar otodidak. Sehari-hari ia telaten menghadap monitor computer serta masuk dunia maya, belajar beberapa langkah membuat rajutan di sosial media Youtube.

 

” Saat membuka-buka Youtube itulah saya temukan amigurumi, yakni tehnik membuat boneka rajut. Serta saya segera tertarik. ”

 

Saat libur semester tiba, Ketty juga dengan maksimum menyempatkan saatnya mencatat rumus serta alur boneka lalu mempraktekannya segera dirumah. Untuk dapat merajut alur sederhana ia segera dapat waktu itu juga, tetapi untuk pada akhirnya tahu alur serta rumus simpul dari bermacam bentuk boneka, Ketty mengakui memerlukan saat lebih dari setahun untuk menulis di buku catatan kecilnya serta lalu menghapalkannya satu per satu.

 

 

 

Banyak Pesanan.

 

Di th. 2012 Ketty mulai belajar amigurumi, serta di akhir tahun itu pulalah ia mulai pasarkan hasil kreasinya satu per satu. ” Awalannya saya bikin buat saya sendiri. Dari gantungan kunci, hiasan meja, sampai gantungan tas kuliah. Saat saya bawa ke universitas itulah, rekan-rekan yang lihat banyak yang tertarik serta lalu pesan. ”

 

Karna pemesanan makin banyak, Ketty juga segera lihat kesempatan usaha yang terhampar menggoda dimuka mata. Pada akhirnya ia juga menamai produknya dengan brand Benabena Handmade, membuat logo, serta lalu menempatkan produk-produknya di pasar meriah toko on-line.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s